Senin, 18 Januari 2021

Surat dari Tuhan

Dear Ani putriku
Apakah kau masih marah padaku? 
Aku tahu semua butuh waktu. 
Namun jangan biarkan aku mengetuk terlalu lama pintu hatimu.  

Putriku
Tadi, Javiero kecilmu merengek padaku
Dia memintaku mengirimkanmu sepucuk surat
Surat yang harum dan penuh cinta
Untuk memelukmu yang meringkuk sepi merindukannya.  
Dia tahu betapa dekatnya dia kini denganKU
Sehingga apapun yang dia butuh,  dia tahu akan semakin mudah mendapatkannya.  

Javiero anak yang manis
Seperti dugaanKu
Dia tumbuh menjadi anak yang bahagia karena kasihmu sejak ku titipkan ia dalam rahimmu.  

Doa-doamu tiba bersamanya yang berlari riang menjumpaiku
Dia selalu tersenyum bahagia kala itu
Dia mengatakan padaku,  engkau ibu yang hebat. 
Ya tentu saja aku tahu
Bukankah sejak dalam rahim ibumu aku telah mengenalmu? 

Ani putriku
Ada banyak hal yang tidak dapat langsung kau pahami
Karena keterbatasan dan ketidaktahuanmu adalah caraku menjagamu
Melindungimu
Dan membuatmu tenang 

Beberapa saat lalu Javiero membagikanku sebuah rahasia
Rahasia yang sangat besar katanya. 
Apa yang tak ku ketahui di semesta ini,  kataku dalam hati. 
Namun aku tetap mendengarkannya
Sambil duduk di pangkuanKu dia membisikanku ini:
"Bapa,  terima kasih sudah memberi kesempatanku menjadi anak dari mama yang hebat. 1 tahun 10 bulan memang saat yang singkat.  Namun aku melewati semuanya dengan sangat bahagia dalam kasih yang penuh dari mama.  Terima kasih karena boleh menjadi anak dari mama Fiany ku yang luar biasa. Dia berjuang hingga pasrah padaMu.  Aku sungguh sayang padanya."
Lalu ia turun dari pangkuanku dan berlari riang bersama teman-temannya.  
Merekalah cahaya di surgaku.  

Putriku... 
Aku mencintaimu.  Teruslah berjuang menjadi mama yang hebat. Perempuan yang luar biasa.  

Salamku
Bapa di Surga

PS: Kado baruku semoga sudah tiba padamu. 

Dengan penuh kasih,  untuk mama Javiero.  Percayalah,  selalu ada pelangi di balik hujan.  
Rest in Love,  Javiero kesayangan kami.  Doakan Bapa dan Mamamu.  Semua orang yang mencintaimu.  

2 komentar:

  1. Kaka trimkasih untuk puisi surat dr Tuhan. Javiero syg, trimksih untuk kado yg engkau minta di Tuhan. Mama akan menjaga dan merawatnya syg.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tetap semngat ew... Saya biasanya buat catatan begini tdak merujuk nama. Entah kenapa kali ini menulis dengan jelas. Javiero cahaya surga Allah. Titipan yang luar biasa.

      Hapus

Jangan Menyerah

Jangan Menyerah Jangan menyerah walau dunia kadang tak adil Menuntutmu berjuang tanpa henti serentak mencercamu dengan kejam Jan...