Pada hujan ku titipkan rindu, buat benih-benih cinta yang tak sempat ku kandung. Menguap bersama sakit yang menggerogoti tubuh. Terhempas menjauh saat raga meringkuk lelah di bawah guyuran darah yang terberi.
Aku merindukanmu yang akan pernah ada dan yg menjadi takkan pernah ada... Maafkan rahimku yg tak mampu merahimimu. MenghApus adamu yg samar-samar hilang tak berbekas.. Namun kerinduan dan mencinta tetap milik ku, dalam adaku yang tak sempurna. Untkmu yg akan ada dan lalu menjdi tiada... ku rahimi cinta selamanya.
Maumere, 24 Februari 2013
Dimasa pemurnian Yang luar biasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar