Jumat, 04 September 2020

Mata Air Air Mata


Apakah yang lebih sepi dari air mata
Yang tiap tetesnya berkisah dalam bisu yang paling sunyi

Apakah yang lebih pilu dari air mata
yang berguguran oleh rasa 
lalu disembunyikan di balik wajah sumringah 
pun disekap di lorong-lorong gelap nan pekat

Apakah yang lebih sedih dari air mata
Yang luruh melepaskan sesak namun tersisih dikhianati ingin

Apakah yang lebih murni dari air mata
Yang mengalir dari jiwa
Jujur dan apa adanya. 

Sumber Foto: https://m.liputan6.com/citizen6/read/3675204/terungkap-begini-rupa-tetes-air-mata-yang-sebenarnya

2 komentar:

  1. Tak ada kata yang membahasakan rindu dari jarak yang tak terurai. Ia mengalir dalam hati, derasnya membasahi pipi... Keren, Bunda.

    BalasHapus
  2. Terima kasih. Terus belajar merangkai kata yang lahir dari jiwa. Terima kasih selalu menginspirasi saya. Saya banyak belajar darimu.

    BalasHapus

Jangan Menyerah

Jangan Menyerah Jangan menyerah walau dunia kadang tak adil Menuntutmu berjuang tanpa henti serentak mencercamu dengan kejam Jan...