Disemai dengan harapan
Di-air-i dari tiap tetes peluh
Dirawat dan disayang bak anak sendiri
Hingga suatu saat ia tiba di sebuah tempat
Yang menelanjangi tubuhnya
Mengenakan baju baru
Dengan nama baru
Tidak seperti nama sebenarnya
Dan dia terpaksa diam tak bergeming
Tidak ada komentar:
Posting Komentar