Yang tiap tetesnya berkisah dalam bisu yang paling sunyi
Apakah yang lebih pilu dari air mata
yang berguguran oleh rasa
lalu disembunyikan di balik wajah sumringah
pun disekap di lorong-lorong gelap nan pekat
Apakah yang lebih sedih dari air mata
Yang luruh melepaskan sesak namun tersisih dikhianati ingin
Apakah yang lebih murni dari air mata
Yang mengalir dari jiwa
Jujur dan apa adanya.
Sumber Foto: https://m.liputan6.com/citizen6/read/3675204/terungkap-begini-rupa-tetes-air-mata-yang-sebenarnya
Tak ada kata yang membahasakan rindu dari jarak yang tak terurai. Ia mengalir dalam hati, derasnya membasahi pipi... Keren, Bunda.
BalasHapusTerima kasih. Terus belajar merangkai kata yang lahir dari jiwa. Terima kasih selalu menginspirasi saya. Saya banyak belajar darimu.
BalasHapus