Aku ingin menulismu puisi
Dengan diksi remeh temeh
Yang akan mudah kau temukan di pinggir jalan
Di kotak sampah
Di pasar
Di dapur
Bahkan di dalam kamar mandi pengap.
Aku berjuang menuliskanmu puisi
Dengan aksara yang tidak ada di ruang sekolah
Di perpustakaan mahal
Di kafe yang menyajikan kopi petani tanpa nama sang petani
Apalagi di dalam kabin pesawat mewah.
Aku ingin menuliskan larik puisi untukmu
Yang bisa kau temukan terduduk malas
di samping seorang anak yang sibuk bermain tanah
Terendam becek
Kotor
Dekil
Tapi digenggam erat tangan mungilnya
Aku ingin menuliskannya untukmu
Wahai duniaku
Genggamlah hatiku untuk dua masa saja
Hari ini dan selamanya.
Tidak ada cinta yang romantis bila tak menghasilkan satu pun puisi. Indah, Bunda. Indah sekali.
BalasHapusTerima kasih untuk selalu mendukung. Saya masih terus belajar menyampaikan banyak hal yang ingin saya sampaikan.
HapusAku ingin membacakanmu puisi dengan suaraku yang tak seberapa hingga mereka tau bahwa kau ada
BalasHapusBtw ini sari bunda
HapusHua... Sari terbaik. Calon MUA hebat..
HapusTerus berjuang meraih mimpi